Image Alt
Tata Kelola Perusahaan

Tujuan Penerapan & Dasar-Dasar Pelaksanaan GCG

  /  Tujuan Penerapan & Dasar-Dasar Pelaksanaan GCG

TUJUAN PENERAPAN GCG

Perseroan menerapkan prinsip tata kelola yang baik bertujuan untuk menjamin tercapainya hasil yang optimal, meliputi:

  1. Meningkatnya kinerja Perseroan melalui terciptanya proses pengambilan keputusan yang lebih baik, meningkatnya efisiensi operasional Perseroan serta lebih meningkatnya pelayanan kepada pemangku kepentingan.
  2. Meningkatnya corporate value, melalui peningkatan kinerja keuangan dan meminimalisasi risiko keputusan investasi yang mengandung benturan kepentingan.
  3. Meningkatnya kepercayaan investor.
  4. Tercapainya stakeholder satisfaction akibat peningkatan corporate value dan dividen Perseroan.
  5. Mengarahkan dan mengendalikan hubungan kerja Organ Perseroan.
  6. Meningkatkan pertanggungjawaban pengelolaan Perseroan kepada Pemegang Saham dengan tetap memperhatikan kepentingan para pemangku kepentingan.
  7. Mendorong dan mendukung pengembangan usaha, pengelolaan sumber daya perusahaan dan pengelolaan risiko secara lebih efektif sehingga dapat peningkatkan nilai perusahaan.

DASAR PENERAPAN GCG

Dalam menerapkan GCG, Perseroan berlandaskan pada sejumlah aturan, antara lain:

  1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
  2. Undang-Undang No. 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
  3. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN, yang kemudian diubah melalui Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-09/MBU/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara.
  4. Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara No SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/Parameter bagian ini bisa dibuat Penilaian Dan Evaluasi Atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara.
  5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
  6. Surat Edaran OJK No. 32/ SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
  7. Anggaran Dasar Perseroan. Bagi yang memerlukan dokumen Anggaran Dasar dapat mengirimkan permintaan lewat e-mail ke info@sig.id.