Image Alt
Tata Kelola Perusahaan

Standar Etika dan Praktik Anti Penyuapan

  /  Standar Etika dan Praktik Anti Penyuapan

STANDAR ETIKA DAN PRAKTIK ANTI PENYUAPAN (ISO 37001)

Standar Etika SIG

Untuk memastikan komitmen untuk menerapkan tata kelola secara berkualitas sesuai praktik terbaik, SIG mengadopsi standar terbaik dalam penerapan tata kelola, baik yang berlaku di Internasional maupun di Indonesia, antara lain kriteria dan metodologi yang ditetapkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara,  Otoritas Jasa Keuangan, dan ASEAN Corporate Governance Standard. Standar-standar tersebut mengatur peran Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasannya, serta peran Direksi dalam menjalankan fungsi kepengurusan.  Demikian juga dengan organ-organ yang terkait dengan tata kelola lainnya yang saling bersinergi untuk menciptakan seluruh kegiatan operasional Perseroan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Standar Etika SIG merupakan salah satu standar penerapan tata kelola yang wajib dipahami dan ditandatangani oleh seluruh Insan SIG, baik anggota Dewan Komisaris, Direksi, Anggota Komite Penunjang Dewan Komisaris maupun setiap individu baik karyawan yang ditempatkan di Kantor Pusat, Unit/Unit Bisnis, Project, Anak Perusahaan dan Afiliasi yang bertindak atas nama SIG.

 

Pengendalian Gratifikasi dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001)

SIG mendapatkan sertifikasi ISO 37001 pada bulan Agustus 2020. Sertifikasi berlaku selama 3 tahun dan setiap tahunnya akan diadakan audit surveillance untuk menilai kinerja dan efektivitas penerapan sistem manajemen anti suap. Setiap departemen wajib memiliki sasaran anti penyuapan dan membuat bribery risk assessment (BRA). Inisiatif ini dapat mendukung pencapaian sustainable living SIG yaitu dengan adanya kegiatan bisnis yang bersih dari tindak korupsi maka dapat berpengaruh dan berdampak positif pada ekosistem dan lingkungan kerja yang bersih

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional, SIG berkomitmen untuk melakukan bisnis dengan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku tentang gratififasi, suap dan korupsi serta sesuai standar etika tertinggi dengan :

  1. Melarang insan SIG memberikan iming-iming, menjanjikan, atau memberikan sesuatu kepada pejabat publik, rekan bisnis dan pihak ketiga lainnya dalam lingkup pekerjaan;
  2. Melarang insan SIG dalam lingkup kerja SIG untuk meminta suatu pemberian dari individu maupun organisasi yang berkaitan dengan tugasnya di SIG.
  3. Mendorong peningkatan kepedulian dengan itikad baik, atau atas dasar keyakinan yang wajar tanpa takut tindakan balasan;
  4. Menetapkan kewenangan dan kemandirian Tim Pengendalian Gratifikasi dan Anti Penyuapan (TPGAP) sebagai unit pengelola pengendalian gratifikasi dan sistem manajemen anti penyuapan SIG.
  5. Memenuhi persyaratan Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan melakukan peningkatan berkelanjutan;
  6. Melarang dikenakannya hukuman atau pembalasan terhadap pelapor karena kepeduliannya pada Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

SIG berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan tersebut, dengan konsekuensi tidak dipatuhinya kebijakan ini dapat mengakibatkan tindakan serius berupa sanksi disiplin, pemutusan hubungan kerja, pelanggaran perdata dan/ atau pidana.