Image Alt
Berita

Berita & Artikel

Pemerintah terus melakukan langkah intensif dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Salah satunya dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah di Indonesia. Penanggulangan meluasnya wabah Covid-19 turut dilakukan oleh sejumlah BUMN, salah satunya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui penyaluran bantuan di sejumlah wilayah operasional perusahaan. SIG kembali menyalurkan bantuan penanggulangan Covid-19 kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten

Pandemi Covid-19 telah berdampak besar terhadap seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Beberapa kebijakan sudah diterapkan oleh Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, salah satunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak kepada dunia usaha. Di tengah hantaman pandemi ini, industri semen masih mampu bertahan dengan penurunan kinerja yang tidak terlalu signifikan. Pada Triwulan I tahun 2020, konsumsi semen

Saat ini, pandemi Covid-19 telah membawa dampak besar dan menyeluruh terhadap seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Beberapa kebijakan sudah diterapkan oleh Pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19, salah satunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak kepada dunia usaha. Meskipun tidak ada sektor usaha yang terbebas dari dampak pandemi ini, industri semen masih mampu bertahan dengan penurunan kinerja yang tidak terlalu signifikan. Pada

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SIG menyalurkan bantuan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Bantuan senilai Rp130 juta tersebut diserahkan oleh ketua UPZ SIG, Muchamad Supriyadi pada hari ini, Kamis (7/5). Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis berupa baju hazmat dan masker diserahkan kepada Rumah Sakit Semen

Sebagai bentuk peran serta dalam penanggulangan Covid-19, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menyalurkan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) dan Alat Pelindung Diri (APD) senilai Rp750 juta bagi tenaga medis dan masyarakat di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Bantuan diserahkan oleh Kepala Departemen CSR SIG, Edy Saraya kepada Direktur Utama RS Fathma Medika Gresik, dr Asluchul Alif dan Tokoh