/  News   /  Semen Indonesia Raih Tiga Penghargaan Nusantara CSR Award 2020

Semen Indonesia Raih Tiga Penghargaan Nusantara CSR Award 2020

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) secara konsisten melaksanakan program-program Corporate Social Responsibility (CSR). Upaya itu membuahkan hasil dengan meraih penghargaan Nusantara CSR Award 2020 dari The La Tofi School of CSR untuk tiga katagori.

Ketiga kategori tersebut adalah untuk Bantuan Kesehatan Dan Ekonomi untuk Penanganan Darurat Covid-19; Pemimpin Penginpirasi Praktik CSR; dan Pelibatan Komunitas Dalam Menangani Sampah

“Corona virus Disease-19 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-COV 2 atau Virus Corona dan dinyatakan sebagai pandemic dunia oleh WHO. Kini ditetapkan pemerintah sebagai bencana non-alam berupa wabah penyakit yang perlu dilakukan langkah-langkah penanggulangan terpadu, termasuk keterlibatan seluruh komponen masyarakat,” kata GM of CSR PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Edy Saraya dalam siaran pers, Senin (16/11).

Edy Saraya mengatakan, keterlibatan SIG dalam penanganan Covid-19 sesuai dengan arahan dari Kementerian BUMN pada seluruh perusahaan pelat merah. Setiap unit usaha BUMN diminta untuk memberikan kontribusi dalam mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Begitu juga dengan mengkampanyekan gerakan optimistis mengahadapi era adaptasi kebiasaan baru.

Lebih jauh Edy Saraya mengatakan, salah satu yang dilakukan CSR SIG adalah melibatkan masyarakat di lingkungan operasional perseroan dalam mendukung pencegahan penyebaran Covid-19.

Di antaranya pendirian posko Covid-19 di Solo dan Semarang. Pendirian posko itu dilakukan oleh SIG Holding. Posko tersebut memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan alat kesehatan (alkes) ke berbagai rumah sakit rujukan. Posko Covid-19 dari SIG holding pun melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada istri karyawan dan masyarakat. Semua itu dilakukan oleh Semen Padang, Solusi Bangun Indonesia (SBI), Semen Tonasa, dan Semen Gresik.

“Melalui program yang dilaksanakan, kami berharap dapat membantu pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 dan dapat mengakselerasi penerapan (protokol kesehatan) adaptasi kebiasaan baru. Khususnya bagi yang terdampak pandemi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional,” terang Edy Saraya.

Selain memerangi Covid-19, pihak CSR SIG juga mengembangkan teknologi untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan energi alternatif sebagai bahan bakar. Hal ini juga sebagai upaya mendukung pemerintah dalam mengurangi penggunaan batu bara.

Langkah itu dilakukan SBI beberapa waktu lalu yang menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta dan PT Unilever Indonesia dalam pengelolaan dan pemanfaatan sampah domestik di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantargebang menjadi bahan bakar alternatif berupa Refuses Derived Fuel (RDF).

Proses mengubah sampah menjadi bahan bakar yang meliputi penggalian dan pengayakan, di mana nantinya akan dikirim ke pabrik SBI untuk dicacah. Setelahnya akan melalui proses pengurangan kadar kelembaban dengan campuran material lain guna menghasilkan RDF yang memenuhi kualitas standar bahan bakar untuk pabrik semen.

Source : jawapos.com